Meraih Keberkahan Hidup

Meraih Keberkahan Hidup

Dalam bahasa Arab, barokah atau berkah adalah berkembangnya atau bermakna bertambah sesuatu. Bisa juga dimaknai langgengnya kebaikan.
Menurut Imam Al-Ghazali, berkah adalah bertambahnya kebaikan atau ziyadatul khair, . Sementara para ulama mendefinisikan berkah sebagai segala sesuatu yang banyak dan melimpah, meliputi berkah secara material dan spiritual, seperti kesehatan, ketenangan, keamanan, harta, usia, dan anak. Jadi, pada intinya berkah adalah langgengnya kebaikan atau bertambahnya kebaikan.

Barokah bukanlah cukup dan mencukupi saja, tapi barokah ialah bertambahnya ketaatanmu kepada الله dengan segala keadaan yang ada, baik berlimpah atau sebaliknya. Barokah itu: “Albarokatu tuziidukum fi thoah” ~ Barokah menambah taatmu kepada الله

Cara Meraih Keberkahan
Kehidupan yang berkah adalah hal yang sangat diinginkan oleh setiap orang. Akan tetapi, tidak semua orang tahu cara meraih keberkahan.

  •  Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub عليه السلام, sakitnya menambah taatnya kepada الله.
  • Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab ibn Umair.
  • anah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan الله tiada yang menandingi.
  • Makanan barokah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan.
  • Ilmu yang barokah itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, tapi yang barokah ialah yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal dan berjuang untuk agama الله.
  • Penghasilan barokah juga bukan gaji yang besar dan bertambah, tapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rizqi bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut.
  • Anak-anak yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar dan mempunyai pekerjaan dan jabatan hebat, tapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak di antara mereka ada yang lebih shalih dan tak henti-hentinya mendo’akan kedua Orang tuanya.

Cara-cara agar hidup menjadi lebih berkah.

  1. Takwa
    Salah satu cara mudah mendapatkan keberkahan hidup adalah dengan bertakwa. Bagi sebagian orang beranggapan takwa masih bersifat abstrak, namun dalam praktiknya bertakwa bisa dilakukan dengan bersedekah, mengontrol amarah, dan memaafkan kesalahan orang lain. Hal ini dijelaskan dalam surah Ali Imran ayat 133 dan 144.
    Allah SWT. berfirman, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang menahan amarah dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”
  2. Sholat
    Salat merupakan manifestasi iman paling dasar untuk seorang mukmin yang menunjukkan ketakwaan terhadap Allah SWT. Secara medis, gerakan salat dapat memberikan dampak yang baik untuk kesehatan tubuh. Sedangkan, secara spiritual salat merupakan jembatan untuk berkomunikasi para hamba dengan Allah. Selain itu, dengan melakukan salat, rezeki dalam kehidupan akan dilapangkan.
    Dalam surah Thaahaa ayat 132, Allah berfirman, “Dan perintahkanlah keluargamu mendirikan salat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) adalah bagi orang yang bertakwa”.
    Sedekah
    Pada hakikatnya, bersedekah adalah cara lain untuk menambah kebaikan dalam hidup. Bersedekah tidak akan mengurangi harta, namun jalan untuk mendapatkan rezeki yang berlipat ganda. Allah SWT. menjanjikan balasan bagi yang sering berinfak dan bersedekah sampai 700 kali lipat. Syaratnya hanyalah keikhlasan demi mengharapkan rida-Nya.
    Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah (2): 261,
    “(Perumpamaan) atau sifat nafkah dari (orang-orang) yang membelanjakan harta mereka di Jalan Allah) artinya dalam menaati-Nya (adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh buah tangkai, pada masing-masing tangkai seratus biji). demikianlah pula halnya nafkah yang mereka keluarkan itu menjadi 700 kali lipat. (Dan Allah melipatgandakan) lebih banyak dari itu lagi (bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah Maha Luas) karunia-nya (lagi Maha Mengetahui) siapa-siapa yang seharusnya beroleh ganjaran yang berlipat ganda.
  3. Memberi Maaf
    Cara terakhir untuk menjadi berkah adalah dengan memberi maaf. Manusia tidak luput dari kesalahan. Kadang ucapan bisa mengakibatkan sakit hati dan mengakibatkan dendam. Memberi maaf merupakan cara yang ampuh agar hidup lebih tenang dan lapang.
    Allah SWT. juga tidak menginginkan umat-Nya memelihara sifat dendam, iri, dengki, dan hasad. Dalam Al-Qur’an surah Yusuf, Dia (Yusuf) berkata: “Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang.”
    Berkah adalah bertambahnya kebaikan. Jadilah orang bertakwa dengan melakukan salat, bersedekah, dan mampu memaafkan kesalahan orang lain. Untuk menambah kebaikan dalam hidup, kamu bisa melakukan tindakan nyata dengan bersedekah di Kitabisa. Selain membantu banyak orang yang membutuhkan, hidup kamu akan lebih tenang dan mendapatkan rezeki yang berlipat ganda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *