Tawadhu’

Tawadhu’

Tawadhu’ memiliki arti sama dengan rendah hati. Seperti dalam peribahasa orang yang taawadhu’ bagaikan padi yang semakin berisi semakin menunduk (rendah hati).

Semakin memiliki jabatan tinggi semakin rendah hati, semakin memiliki kekuasaan semakim belas kasihan terhadap yang lemah.

Tawadhu’ merupakan salah satu akhlakul karimah atau akhlak yang mulia, akan tetapi semakin cepat perubahan zaman, semakin merosot pula akhlak dan jarang sekali kita menemukan orang yang benar benar tawadhu’.

Dalah satu hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Empat hal yang Allah tidak memberikannya kecuali kepada orang orang yang dicintaiNya: [1] Diam (sedikit bicara) dan itu adalah awal daripada ibadah, [2] Tawakal (berserah diri) kepada Allah, [3] Sifat Tawadhu’, dan [4] Zuhud terhadap dunia.

Syeikh Ibnu ‘Atha’illah memberi nasihat dalam salah satu kalam hikmahnya: “Mutawadhi (orang yang tawadhu) itu bukanlah seseorang yang tawadhu namun merasa dirinya lebih dari apa yang ia perbuat. Akan tetapi, orang tawadhu itu adalah yang meski ia tawadhu tapi merasa dirinya kurang dengan apa yang telah ia perbuat”.

Allamah Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam kitabnya merinci tentang tanda-tanda orang tawadh’:

“Tanda-tanda orang tawadhu’, antara lain, adalah lebih senang tidak dikenal daripada menjadi orang terkenal; bersedia menerima kebenaran dari siapa pun asalnya baik dari kalangan orang terpandang maupun dari kalangan orang yang rendah kedudukannya; mencintai fakir miskin dan tidak segan-segan duduk bersama mereka; bersedia mengurusi dan menunaikan kepentingan orang lain dengan sebaik mungkin; berterima kasih kepada orang-orang yang telah menunaikan hak yang dibebankan atas mereka, sementara memaafkan mereka yang melalaikannya.”

Dalam kaca mata tasawuf, orang tawadhu adalah orang yang tidak memandang ada kelebihan pada dirinya tinimbang orang lain. Kendati nyatanya ada, itu adalah karunia Allah semata.
Begitu juga ketika melihat kekurangan seseorang, segera ia mencari kelebihan yang mungkin ada pada orang itu. Agar dirinya sendiri tidak merasa mempunyai kelebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *