Kemerdekaan Sejati

Kemerdekaan Sejati

Sebuah pepatah Arab menyatakan: “Tiada yang paling berharga dalam hidup ini selain kemerdekaan,” Kemerdekaan memang sangat mahal karena untuk meraihnya dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan, baik harta maupun nyawa.

Musuh abadi kemerdekaan adalah penjajahan, baik itu penjajahan fisik, penjajahan kedaulatan, maupun penjajahan hati.

Penjajahan hati, oleh hawa nafsu atau setan, merupakan penjajahan paling berbahaya, karena dapat menyesatkan manusia dari jalan yang benar.

Namun demikian, kemerdekaan yang paling bermakna bagi hidup manusia adalah kemerdekaan hati. Karena hati pangkal segala kebaikan dan keburukan.

Dalam Islam, kemerdekaan terkait dengan doktrin Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam arti, manusia tidak boleh tunduk kepada siapa pun selain Allah. Sebab, ketundukan ini mengandung makna perendahan.

Penghambaan manusia kepada sesama manusia, apalagi kepada makhluk lain yang lebih rendah, dapat merendahkan harga diri manusia, bahkan melecehkan harkat kemanusiaan.

Dalam pespektif ini, hanya orang yang bertauhid, ia dapat disebut sebagai orang yang bebas dan merdeka. Ia mampu membebaskan diri dari berbagai belenggu yang akan menjauhkan dirinya dari kebenaran dan dari kepatuhan kepada Allah SWT.

Inilah kemerdekaan sejati yang dibawa dan diadvokasi oleh para Nabi dan Rasul Allah sepanjang sejarah. Kemerdekaan ini pula yang didambakan oleh Siti Hanah, istri Imran, ketika ia bernadzar tentang anak yang dikandungnya. Katanya, ”Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi anak yang bebas dan merdeka.” (QS Ali Imran [3]: 35).

Bila di suatu negara kemanusiaan dan keadilan ditegakkan, maka tidak akan ada di sana perbudakan dan ketundukan–kecuali penghambaan hanya kepada Zat Yang Mahatinggi.

Dengan begitu, manusia dapat hidup bebas dan merdeka dalam arti yang sesungguhnya. Wallahu a’lam.

sumber: https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/19/08/15/pw9z4s458-kemerdekaan-sejati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *