Doa Utama Yang Harus Kita Pinta Kepada Allah

Doa Utama Yang Harus Kita Pinta Kepada Allah

Manusia pasti memiliki keinginan yang tidak ada habisnya. Tercapai satu kemauan, sudah terbersit lagi permintaan baru. Rasanya seperti ada saja yang memang perlu. Hingga tanpa sadar permintaan lewat doa pun banyak tak terkira.

Tapi jika kita tilik lagi, doa-doa yang kita rapalkan itu barangkali hanya sebatas permintaan remeh semata. Mungkin untaian doa itu hanya sebagai pemuas nafsu semata. Sebatas doa agar lulus ujian misalnya, lalu ya sudah cukup itu saja ketika akhirnya ujian terlewati.

Jauh dari semua permintaan-permintaan itu, pada dasarnya ada doa-doa yang seharusnya tidak lalai diucapkan oleh setiap manusia. Doa apa itu?

5 doa yang wajib kita pinta kepada Allah

  1. Doa meminta surga
    Hidup di dunia hanya sementara. Yang kekal adalah hidup setelah mati menjemput kita. Maka jangan lupa untuk selalu meminta surga di akhirat kita. Salah doa yang bisa diucapkan adalah Allahumma inni as-aluka ridhoka wal-jannah wa-a’uzubika min sakhathika wannar (Ya Allah, kami mohon kehadirat-Mu untuk mendapatkan keridhaan-Mu dan surga-Mu. Kami berlindung dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka)
  2. Doa meminta husnul khotimah
    Tak ada jaminan yang lebih membahagiakan dari semua jerih payah di dunia selain sebuah akhir yang baik yaitu husnul khotimah. Karena kita tak pernah tahu apakah kebaikan kita kekal hingga kita mati dalam kebaikan pula. Maka lafalkan saja doa agar Allah menganugerahi kita husnul khotimah.
  3. Doa meminta hidayah
    Sepandai-pandainya manusia tak akan mampu menebak kehidupan yang akan datang. Apakah jalan di depan akan menjadi baik ataukah sebaliknya menjadi buruk. Maka seorang hamba yang beriman tak akan lalai untuk memohon diberikan petunjuk di jalan kebenaran. Salah satunya dengan doa dalam surat Al-Fatihah yang dibaca tiap sholat ihdinasshirotol mustaqim (Tunjukkanlah kami jalan yang lurus).
  4. Doa meminta istiqomah
    Apa artinya mendapat hidayah jika tak bisa menjaga istiqomah. Maka meminta untuk diberikan ketetapan hati dalam ketaatan termasuk doa penting yang harus dilafalkan. Salah satunya dengan doa Yaa Muqollibal Qulub Tsabbit Qolbi ‘Alaa Diinik (Wahai Zat yang Maha Membolak-balikan hati, teguhkan hatiku diatas agama-Mu). Atau ucapkan doa Allahumma inni as-alukal hudaa was sadaad (Ya Allah aku meminta kepada-Mu hidayah dan kebenaran). Doa ini sudah mencakup dua poin sekaligus yaitu meminta hidayah sekaligus istiqomah.
  5. Doa meminta ampun
    Tentu kita tahu permohonan ampun adalah istigfar. Ada banyak lafal istigfar yang bisa dipilih. Misalnya dengan doa sayyidul istigfar atau doa yang dibaca oleh Nabi Yunus a.s. atau Nabi Adam a.s.

Semoga dengan doa-doa ini keinginan kita bisa terpenuhi. Bukan hanya keinginan duniawi semata, tetapi jauh lebih kekal abadi yakni di akhirat nanti.

Yazid bin Abdul Qadir Jawas dalam bukunya yang berjudul ‘Kumpulan Do’a dari Al-Quran dan As-Sunnah yang Shahih’ ada sejumlah doa yang sering dan penting untuk dimohonkan kepada Allah. Berikut daftarnya:

1. Doa memohon hidayah atau petunjuk
Doa ini dipanjatkan dengan harapan kita selalu mendapatkan hidayah dan pentunjuk dari Allah SWT. Berikut doanya di dalam Al Quran Surat Al Qashash ayat 22:

رَبِّيْٓ اَنْ يَّهْدِيَنِيْ سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ – ٢٢

“Mudah-mudahan Tuhanku memimpin aku ke jalan yang benar.”

2. Doa memohon agar diampuni segala dosa yang pernah dilakukan.
Setiap harinya, pagi, siang, malam, kita tidak luput dari berbuat dosa. Sudah semestinya memohon doa agar diampuni atas segala dosa yang telah diperbuat. Berikut ini beberapa bacaan doa seperti yang sudah tertulis dalam Al Quran:

Al Quran Surat Al Hud ayat 47

قَالَ رَبِّ اِنِّيْٓ اَعُوْذُ بِكَ اَنْ اَسْـَٔلَكَ مَا لَيْسَ لِيْ بِهٖ عِلْمٌ ۗوَاِلَّا تَغْفِرْ لِيْ وَتَرْحَمْنِيْٓ اَكُنْ مِّنَ الْخٰسِرِيْنَ – ٤٧

Dia (Nuh) berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu untuk memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakikatnya). Kalau Engkau tidak mengampuniku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang yang rugi.” (Surat Al Hud ayat 47).

Surat Al Mukminun ayat 109

اِنَّهٗ كَانَ فَرِيْقٌ مِّنْ عِبَادِيْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اٰمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ ۚ – ١٠٩

Sesungguhnya ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaik.” (Surat Al Mukminun ayat 109)

Surat Al Mukminun ayat 118

وَقُلْ رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ ࣖ – ١١٨

Dan katakanlah (Muhammad), “Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.” (Surat Al Mukminun ayat 118).

Surat Al Imran ayat 16

اَلَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اِنَّنَآ اٰمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِۚ – ١٦

(Yaitu) orang-orang yang berdoa, “Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka.” (Surat Al Imran ayat 16).

Surat Al Qashash ayat 16

قَالَ رَبِّ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَغَفَرَ لَهٗ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ – ١٦

Dia (Musa) berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku.” Maka Dia (Allah) mengampuninya. Sungguh, Allah, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Surat Al Qashash ayat 16).

Surat Al Imran ayat 193-194

رَبَّنَآ اِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُّنَادِيْ لِلْاِيْمَانِ اَنْ اٰمِنُوْا بِرَبِّكُمْ فَاٰمَنَّا ۖرَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّاٰتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْاَبْرَارِۚ – ١٩٣

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu), “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu,” maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan matikanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. (Surat Al Imran ayat 193)

رَبَّنَا وَاٰتِنَا مَا وَعَدْتَّنَا عَلٰى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ اِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ – ١٩٤

Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sungguh, Engkau tidak pernah mengingkari janji.” (Surat Al Imran ayat 194).

Doa Mohon Ampun dalam Surat Al Baqarah ayat 286

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ – ٢٨٦

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” (Surat Al Baqarah ayat 286).

Surat Ali Imran ayat 147

وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ اِلَّآ اَنْ قَالُوْا رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَاِسْرَافَنَا فِيْٓ اَمْرِنَا وَثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ – ١٤٧

Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.” (Surat Ali Imran ayat 147)

Surat Al A’raf ayat 23

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ – ٢٣

Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (Surat Al A’raf ayat 23).

Surat Ibrahim ayat 41

رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ ࣖ – ٤١

Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).” (Surat Ibrahim ayat 41).

3. Doa dimasukkan ke surga dan dijauhkan dari api neraka.

 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Latin: Allaahumma innii as-alukal jannah, wa a’uudzu bika minan-naar

Artinya: Ya Allah, aku mohon kepada-Mu surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka. ( HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad). Doa dibaca 3 kali.

4. Doa memohon keselamatan di dunia dan akhirat, serta dijauhi dari bencana dan malapetaka.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ.

“Allahumma innii a-‘uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a’daa-i.”

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala (bencana), hinanya kesengsaraan, keburukan qadha’ (takdir), dan kegembiraan para musuh.” (HR. Al-Bukhari no. 6347, 6616 dan Muslim no. 2707).

5. Doa memohon agar hatinya ditetapkan di atas agama dan bisa istiqamah dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah.

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ – ٤٠

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”

Sholat dapat mensucikan jiwa dan raga karena sholat dapat mencegah manusia dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah swt: “dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (al-Ankabut/29: 45).

6. Doa memohon agar ditetapkan nikmat Islam, sunnah, dan diselamatkan dari segala bentuk kemurkaan Allah.

Doa ada dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 8.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rahmatan innaha ‘antal wahhaab.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *