Menu Nasi Kebuli, Mengawali Kajian GSB Musholla Al-Manar

Menu Nasi Kebuli, Mengawali Kajian GSB Musholla Al-Manar

Pengajian bakdal subuh jamaah musholla Al Manar mulai digelar walaupun diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat.  Menu teh panas dan Nasi kebuli mengawali kajian GSB Musholla Al manar, menjadikan suasana lebih semarak.

Bapak Syuaib Musthofa memberikan materi yang sederhana namun mendalam. Beliau menguraikan bagaimana cara menjadi pribadi bersyukur disaat pandemi seperti ini.

Menjadi pribadi yang bersyukur adalah suatu kemestian bagi setiap muslim. Karena syukur adalah kunci kedekatan kita pada Allah. Sebab dengan ber syukur menjadikan kita sadar bahwa Allah SWT telah begitu banyak memberikan kenikmatan kepada kita.

Surat Al baqarah ayat 185 menjadi pembukaan dalam ceramahnya pagi ini, 07/02/2021

“Dan hendaklah bertakbir atas anugerah yang telah Allah berikan. Semoga kalian menjadi hamba-Nya yang bersyukur.” (QS al-Baqarah [2]: 185).

Dengan meminjam istilah Al Ghazali bahwa bersyukur itu ada empat. Syukur dengan hati, syukur dengan lisan, syukur dengan perbuatan dan yang terakhir untuk senantiasa menjaga nikmat Allah yang sudah diberikan.

Kita dianjurkan untuk membaca  doa syukur nikmat seperti yang dibaca Nabi Sulaiman dan terkandung di dalam Al Quran Surat An Naml ayat 19:

….رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ – ١٩

….. “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa ternyata nikmat syukur ini tidak hanya diimplementasikan dengan ucapan. Karena selain ucapan seyogyanya seseorang juga mengakui di dalam hatinya. Di amalkan dalam perbuatan serta menjaga segala karunia Allah tersebut. Nikmat Allah terpampang jelas di darat dan juga dilaut.

Pada situasi apapun kita harus menjadi pribadi bersyukur, terlebih saat wabah seperti ini, kita bersyukur dengan mengerjakan ketaatan dan beramal sholeh, berbagi membantu sesama.

Semoga kita sentiasa dijadikan oleh Allah SWT sebagai bagian dari hamba-hambanya yang bersyukur dan beramal shalih. Amiin Ya Allah Ya Robbal ‘alamiiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *